Sejarah Alue Ie Puteh



Dahulu Alue Ie Puteh yang lebih dikenal dengan sebutan Alur Sampah adalah kawasan hutan belantara yang didalamnya terdapat sungai, alur dan rawa-rawa diperkirakan mulai pada tahun 1902 telah ada masyarakat yang datang untuk membuka lahan perkebunan Palawija dengan sistem berpindah-pindah dari satu tempat ketempat lain sehingga tidak jelas siapa pemimpin dari kelompok pendatang tersebut. Namun demikian sejarah mencatat suku pertama yang masuk kedaerah ini adalah suku mandailing kemudian disusul oleh suku tionghoa. Kedua suku ini kemudian meninggalkan kawasan ini disebabkan masuknya gerombolan Mujahiddin Aceh yang berjuang untuk melawan Penjajahan Belanda. Hanya sebagian kecil yang memilih tetap tinggal.  Diperkirakan pada tahun 1935 terbentuklah sistem pemerintahan desa yang pada saat itu dikenal dengan sebutan Petua. Pada masa itu, dijabat oleh Petua Bitai yang memimpin daerah Raja Tuha dan sekitarnya termasuk daerah Alue Ie Puteh yang pada waktu itu masih menjadi bagian dari Kampung Raja Tuha. Alue Ie Puteh dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan dusun Alur Sampah. Setelah masa Jabatan Petua Bitai berakhir, selanjutnya diteruskan oleh Petua Ma’un. Pada masa inilah Alue Ie Puteh terpisah dari Kampung Raja Tuha  dan menjadi Kampung Mandiri. Nama Alue Ie Puteh sendiri diambil dari fakta yang ada dilapangan yaitu adanya sebuah Alur yang airnya selalu berwarna Putih dan didalamnya terdapat buaya Putih dan ikan gabus Putih. Sehingga diberilah nama Alue Ie Puteh menggantikan nama Alur Sampah





Alue Ie Puteh

Alamat
Jln Seuneubok Pidie Alue Ie Puteh, Dusun Lama Kampung Alue Ie Puteh, kecamatan Manyak Payed, Kabupaten aceh tamiang
Phone
082213287614
Email
[email protected]
Website
alueieputeh.sigapaceh.id

Kontak Kami

Silahkan Kirim Tanggapan Anda Mengenai Website ini atau Sistem Kami Saat Ini.

Total Pengunjung

16.024